Showing posts with label Biografi. Show all posts
Showing posts with label Biografi. Show all posts

Friday, December 22, 2017

Luang Phor Dum Wat Santhitam dan Amuletnya - Hongamuletindo [Menyediakan Thailand Amulets Asli]


Mungkin kita sering mendengar nama Luangpu Dum atau Ajahn Dum ketika mencari informasi soal Kumanthong , LP Dum sekarang dikenal dengan nama Ajahn Dum , beliau telah banyak membuat jenis amulet namun beliau tidak pernah merilis katalog dari amulet amulet yang telah dibuatnya. Sehingga banyak yang tidak familiar dengan amulet amulet beliau.

Berikut adalah foto beliau ketika masih menjadi Bikkhu  

                               Hongamuletindo , jual thailand amulet Lp Dum, First Batch Kumantong (Gold Special Edition), lp dum kumantong lp dum lersi lp dam lp dum kmt lp dum collection lp dum wat santitham lp dum pidta

Karena alasan kesehatan beliau telah lepas jubah namun tetap tidak mengurangi minat beliau akan hal hal supernatural sebagai seorang praktisi spiritual 



 Berikut adalah foto beliau saat ini

Hongamuletindo , jual thailand amulet Lp Dum, First Batch Kumantong (Gold Special Edition), lp dum kumantong lp dum lersi lp dam lp dum kmt lp dum collection lp dum wat santitham lp dum pidta

Berikut ini adalah artikel dari Mystical Thai yang dipublikasikan tahun 2008 


Luang Phor Dum atau Prasarin Tummapul adalahs seorang Master terkenal dari Wat Santhitam, Sakaew. Dikenal di Asia sebagai Master yang membuat amulet yang ampuh beliau menjalani kehidupannya dengan belajar dan berlatih ilmu kebatinan dan spiritual dari Khmer Kuno yang telah hilang sekitar tahun 1970an



Lahir pada Tahun 1945, di desa terpencil Kamboja , LP Dum memiliki ketertarikan untuk mempelajari seni magic kuno yang ampuh dan mujarab. Luang Phor Dum mempelajari banyak magic dan kemampuan supranatural dari berbagai guru yang beliau temui di pedalaman Kamboja. Diantara para guru yang mengajari LP Dum, ada beberapa guru yang merupakan makhlum alam surga seperti Pertapa Lersi dan Grandmaster dari zaman kuno., Dewa dewa dll Dengan kemampuan batin ini LP Dum memiliki kemampuan untuk memberikan blessing dari makhluk makhluk di alam yang lebih tinggi.



LP Dum dikenal bukan hanya karena memiliki magic khmer yang mendalam tapi juga Dhamma yang diajarkannya pada para umat. Siswa siswa dan pengikut berdatangan dari mancanegara seperti Singapura, Malaysia, Hongkong, Taiwan dan Indonesia, bukan hanya untuk meminta blessing tapi juga memperoleh arahan dalam menghadapi permasalahan hidup


Kumantong yang dibuat oleh LP Dum sebenarnya adalah Kumanthep (Dewa Kecil) memiliki level yang lebih tinggi dari Kumanthong dan harus dibawa diatas pinggang ketika kita menggunakan amuletnya. Kumathep LP Dum memiliki disiplin dan pelatihan diri untuk melakukan kebaikan dan menjaga kemoralan. Ketika mereka dirawat dengan baik mereka akan berbuat baik dengan menolong pemiliknya , melalui cara inilah pemilik dan kumanthep, keduanya memperoleh karma baik.


Kumanthep LP Dum memiliki kemampuan untuk menolong pemiliknya dari bahaya dan meningkatan keberuntungan dan rezeki , membantu memperoleh jalan keluar masalah dan memperoleh peluang bisnis / rezeki baru.


Apa nasihat LP Dum bagi orang orang ditengah kondisi ekonomi yang sulit ?

Ada 3 hal penting bagi mereka yang menghadapi ekonomi sulit dan masalah keuangan dikala kondisi ekonomi sulit yaitu :

1. Biaya pribadi 
Perhitungkan berapa banyak uang yang harus anda keluarkan dan gunakan untuk  memenuhi kebutuhan, bawa uang sesuai kebutuhan dan jangan melebihi batas. Harus memperhatikan hasil, misalnya bila kita banyak makan apakah hasil yang kita peroleh menjadi lebih banyak atau sama saja? apabila sama saja , tentu tidak ada manfaatnya kita makan lebih banyak.

2. Simpanan Pribadi
Alokasikan dana lebih banyak untuk tabungan guna menghadapi waktu waktu sulit

3. Berbuat Kebajikan
LP DUm mengatakan pada orang orang yang mengalami kesulitan bahwa melakukan kebajikan meski kesusahan sangat penting dan hanya mereka yang mengikuti nasihat ini yang dapat menolong dirinya sendiri.


Saat ini LP Dum tidak lagi tinggal di Wat Santhitam 

Untuk anda yang berminat pada Kumanthep LP Dum dapat mengunjungi Link berikut 


Kumanthep LP Dum adalah salah satu yang terbaik dan efektif dalam kerejekian dan keberuntungan. Dapatkan selama stok masih ada


Biografi (Riwayat Hidup) Somdej Toh Phrommarangsi - Ajahn Toh- Wat Rakhang - Hongamuletindo

somdej toh amulet somdej toh temple archan toh somdej amulet somdej toh katha , somdej power somdej toh amulet meaning somdej toh movie


Somdej Toh lahir pada tanggal 17 April B.E.2331 ditahun ketujuh Groong Rattanagosin era dimana Raja Rama I memerintah. Meskipun Somdej To mungkin bertindak agak tidak sesuai tapibeliau dikenal sebagai biarawan yang sangat eksentrik.  Ada legenda yang menyebutkan bahwa Raja Rama Keempat  sangat mendukung beliau. Juga diketahui bahwa Raja adalah pakar astrologi (ilmu perbintangan) ia bahkan bisa memprediksi gerhana matahari akan datang. Raja bersama dengan anaknya beserta korps diplomatiknya melakukan perjalanan ke Whakoh di Prachaub dan menyaksikan gerhana matahari - sebuah peristiwa yang mengejutkan semua orang - mengenai kemampuannya dalam ilmu perbintangan

Somdej Toh memperoleh dukungan penuh dari para bangsawan untuk meninggalkan kehidupan kebikkhuan untuk menjadi Raja Siam.  Sebagai seorang astrolog yang handal beliau melihat data kelahiran Pangeran Issaresrangsarn adik laki-lakinya, dan meyakini bahwa data kelahirannya sangat bagus sehingga dia menunjuk adiknya untuk menjadi raja yang disebut "Phra Pinklauo". Namun Raja saat itu tidak senang dengan hal tersebut karena Raja pun telah memeriksa data kelahiran Somdej Toh.

Berdasarkan data kelahiranya, diketahui bahwa Somdej Toh adalah seorang Bikkhu yang Cerdas dan berkemampuan tinggi. Pada waktu kelahirannya beliau memiliki karma baik yang sangat besar. Ini berarti beliau akan menjadi sangat terkenal dan sangat dihormati.Data kelahirannya menunjukkan bahwa ia adalah seorang pekerja keras, seorang yatim piatu yang memilih jalur Buddha, memiliki kecerdasan tinggi dan tidak memiliki keinginan akan hal hal duniawi seperti kekayaan, tidak menginginkan untuk memiliki sesuatu dan akan berusia panjang. Raja Rama Keempat yang sangat ahli dalam ilmu perbintangan menyatakan bahwa data kelahiran Somdej Toh sangat luar biasa baik.

chinabunchorn gatha, katha thai amulet , mantra dan doa, luangphor toh, pidta, khun paen, rian , takrut, inkhu , mahasaney, Biography Somdej Phra Putthajarn Toh

Apabila menilai dari tanda- tanda dan kepribadian , diyakini bahwa Somdej Toh telah memiliki pencapaian tingkat tinggi (pencerahan) dan dapat melakukan hal-hal yang tidak bisa dijelaskan ilmu pengetahuan. Suatu hari beliau ditanya di depan sebuah Stupa, "apa yang ada di dalam cekungan dan beliau menjawab " Dua ekor Katak" dan ternyata benar ditemukan dua ekor katak yang tidak dapat keluar , akhirnya dua katak tersebut dikeluarkan dan dibebaskan. Kehidupan beliau penuh dengan kegiatan sosial seperti menolong orang orang yang miskin , hal inilah yang menyebabkan orang orang Thailand sangat menghormati beliau. Somdej Toh pun dikenal sebagai bikkhu yang sangat eksentrik dan berperilaku berbeda dengan yang lainnya, suatu hari salah seorang muridnya berkelahi satu sama lain dan hendak menggunakan kekerasan. Apabila beliau menghentikannya tentu hal itu sangat wajar tapi beliau malah melakukan sebaliknya beliau mengambil lilin dan dupa dan menghadap mereka , bersujud dan berkata "kalian semua sangat hebat, izinkan saya untuk menjadi murid kalian"

Melihat hal ini, murid muridnya berhenti berkelahi, Somdej Toh kembali bersujud dan berkata " saya tidak bisa mengajar dengan baik, dan ini bukan kesalahan kalian, silakan menyalahkan saya atas terjadinya semua ini". Somdej Toh memiliki keyakinan pada cara Buddhis untuk menaklukan kemarahan tanpa kemarahan.
Suatu hari murid muridnya bermain Takraw, melihat peristiwa ini beliau datang dengan kain yang dilipat membalut kepalanya dan berkata , "bolehkah saya bergabung ?". Para murid yang sedang bermain Takraw langsung berhenti dan ada perasaan bersalah diantara mereka. Beliau sering bertukar pendapat dan ide dengan para missionaris dari negara lain. Suatu hari beliau ditanya "dimanakah kutub dari bumi berada ?". Beliau mengajak missionaris berdiri di atas tanah dan menunjuk "Di Sini". Lalu missionaris itu kembali bertanya, "Darimana anda tahu bahwa kutub itu berada disini " Beliau menjawab "Bumi itu berbentuk bundar dan bila kita menarik garis di bumi maka hanya akan ada disini bersama kutub lainnya"


Ada yang mengatakan bahwa Somdej Toh sempat tinggal di Ayutthaya, datang dan tinggal di Chaiyo, tumbuh dewasa di Wat Indra dan ditahbiskan di Wat Rakhang. Beliau membangun Buddha Rupang Luangpu To di Wat Indra namun beliau wafat sebelum proses pembangunan selesai. Rupang Buddha yang dibangun beliau dipercaya turut disponsori oleh seniman-seniman atau "Chang Sipmoo" yang juga membantu beliau untuk mendesain. Mantra dan doa yang beliau gunakan juga berasal dari Srilanka atau Ceylon, orang yang melafalkan doa dan mantra beliau akan terbebas dari kesulitan dan akan memperoleh kebahagiaan dengan segala pujian pujian dan berkat yang diperoleh. Somdej Toh juga menerjemahkan Mantra tersebut dari Bahasa Pali ke Bahasa Thai

Cerita dan legenda mengenai Somdej Buddhacharn Toh tampak tak terhitung.Chao Phrya Srisuriyawongse (Cuang Bunnag) seorang Bupati yang telah menjabat selama 5 tahun sampai sebelum King Rama V bertambah tua dan jabatannya akan berakhir digosipkan akan berkhianat kepada Raja. Somdej Toh datang dengan membawa obor menyala pada siang hari dan bertemu dengan Bupati tersebut dan bertanya langsung "apakah hal ini benar atau tidak benar? , apabila hal ini benar maka saya meminta anda untuk mengentikannya". Pejabat tersebut menyetujui untuk mengakhiri gosip gosip tersebut.


chinabunchorn gatha, katha thai amulet , mantra dan doa, luangphor toh, pidta, khun paen, rian , takrut, inkhu , mahasaney

Somdej Toh menjadi akrab dengan Bupati tersebut yang kemudian meminta beliau untuk memberikan kotbah dari waktu ke waktu. Kotbah dari Somdej Toh penuh dengan percontohan dan cerita yang hingga kini membuatnya mudah untuk dipahami. Somdej Toh sangat bijaksana dan memiliki kecerdasan yang tinggi dan dapat dikatakan beliau adalah seorang Jenius. Ketika King Mongkut mewarisi tahta pada umur 69 tahun, Somdej Toh berusia 81 tahun dan mendapat gelar Buddhacharn sebuah gelar dalam Sangha Thailand selama 3 tahun lalu beliau memasuki masa tuanya dengan menunjuk Phra Puttabatpilan menjadi kepala Vihara.

Pada salah satu Kisah , suatu ketika Pangeran Duang dari Kamboja mengundang Somdej Toh untuk memberikan ceramah , dalam perjalanan ke kediamannya sangat banyak harimau bersemayam. Lalu beliau meminta para harimau untuk beristirahat penuh dan tidak mencelakai orang orang disekitarnya lagi, lalu Somdej Toh melanjutkan perjalanan ke kediaman Pangeran dengan menggunakan tandu padahal Pangeran menyediakan kereta yang ditarik oleh kerbau dan sapi. Disini terlihat sifat welas asih beliau yang tidak ingin menyiksa hewan dengan memaksa mereka menarik kereta beroda.

Kotbah yang disampaikan ke pada Pangeran dan masyarakat Kamboja adalah mengenai persatuan. King Mongkut senang dengan ceramah ini , Somdej Toh memutuskan untuk membangun Vihara yang disebut Ketchaiyo. Pembangunan vihara tersebut didukung dan dibantu oleh King Mongkut dan Pangeran Pinklauo dan masyarakat asing yang tinggal di Thailand seperti orang orang India, Kamboja, Laos, Chinese dll. Vihara ini menjadi sangat terkenal dan banyak dikunjungi orang sepanjang waktu. Sudah diketahui banyak orang bahwa Somdej Toh dan King Rama IV pernah menjadi bikkhu dan saling mengenal baik satu sama lain. Suatu hari King Rama IV mengadakan kontes mendekor perahu dan berbagai daerah mengirimkan perahu perahu yang telah dihias dengan sangat cantik, Somdej Toh juga datang namun dengan perahu biasa dan seekor monyet diatas perahu tersebut. Raja menyadari bahwa Somdej Toh tidak kan ikut berpartisipasi dalam acara kontes seperti itu karena beliau adalah seorang bikkhu yang tidak menginginkan kekuasaan ataupun hal hal duniawi lainnya. Raja dan Somdej Toh memiliki hubungan yang baik dan harmonis dan Raja mempersembahkan satu perahu yang cantik dan meminta Somdej Toh untuk menggunakannya sebagai sarana transportasi ketika berkeliling untuk memberikan ceramah Dhamma. Perahu yang diberikan adalah perahu besar , disinilah orang menyebut beliau Somdej To atau Somdej Besar. Beberapa tahun kemudian, Somdej Toh wafat sehingga kesedihan dan duka melanda hati banyak orang.


Image result for somdej toh, Somdej Toh. Famous Monks in Thailand, NARESUAN THAI AMULET: Somdej Puttajarn, Legends of Somdet Toh ,




-Ajaran dari Somdej Toh / Ajahn Toh - 
"Bila Perbuatan Baik Tidak Pernah Kamu Lakukan , Siapa Yang Akan Menolongmu ?"

"Anakku, sebelum kamu mengunjungi guru / master untuk meminta blessing, kamu harus memiliki investasi yang cukup, yang artinya kamu harus memiliki karma baik yang cukup. Ketika kamu tidak memiliki karma baik yang cukup kamu bisa meminjam pertolongan orang lain, bila tidak kamu tidak bisa bertahan dalam hidup karena perbuatan (buruk) yang kamu lakukan terlalu berat untukmu"

"Ketika kamu telah melakukan perbuatan-perbuatan baik, semua karma baik itu akan kembali pada mereka yang kamu pinjam pertolongannya dan apa yang tersisa bagimu ? dan untuk kehidupanmu yang akan datang? Selalu lakukan perbuatan baik, Dewa Dewa dan Langit pasti akan membantumu"

"Selalu ingat, bila belum waktunya, Para Dewa pun tidak bisa membantumu, bila waktunya sudah tiba tidak akan ada yang bisa menghentikanmu, Jangan mendahului Dewa"


"Bila Perbuatan Baik Tidak Pernah Kamu Lakukan , Siapa Yang Akan Menolongmu ?"
Ajaran ini sangat populer di thai dan diwariskan turun temurun oleh Chao Khun Nor Wat Thepsirin

Ini adalah kisah yang diceritakan oleh Somdej Toh ketika beliau fokus pada Nimitta 
(bayangan yang muncul ketika meditasi). 

Suatu malam Somdej Toh terbangun dan melihat seorang pria yang memakai pakaian serba putih yang tampak terlalu menakjubkan untuk seorang makhluk yang berasal dari dunia ini. Beliau menyadari bahwa pria tersebut bukan manusia, lalu Somdej Toh bertanya mengenai siapakah identitas diri pria itu.


"Yang Mulia, sungguh sebuah karma baik dan kebanggaan dapat bertemu dengan anda, anda telah mengunjungi tempat saya. Apabila saya telah berbuat kesalahan atau melakukan tindakan yang salah terkait Ajaran Buddha, saya mohon berikanlah saya pencerahan"


Pria tersebut menjawan "Tarn Toh, perilaku dan tindakanmu sudah sama seperti Phra Samana Kodhom (Buddha Gotama), hanya saja rencanamu untuk membuat amulet, kamu berencana untuk membuat sebuah kenang kenangan (cenderamata) untuk banyak orang, ketika kamu sudah mulai mengerjakannya , harus melalui proses yang benar" 


Lalu pria tersebut melanjutkan "Tarn Toh, kamu telah menjalani kehidupan spiritual maka kamu harus mengikuti hukum alam, proses pemberkatan yang dilakukan harus melalui cara dan tahap yang benar dalam mengadakan upacara"


Somdej Toh kemudian menjawab "Yang Mulia, saya sangat terbuka untuk pendapat dari siapapun apabila anda ingin membantu saya, saya mohon masukan dan saran agar dapat diberikan" . Pria tersebut kemudian mengajarkan bagaimana mengadakan upacara , di Thailand disebut "Tevar Bunyad" atau "Phromma Bunyad" . Sebelum pria itu menghilang dari pandangan, Somdej Toh bertanya "Yang Mulia Phra Phrom , siapakah nama anda?"

Pria tersebut kemudian menjawab , "Bila kamu memerlukan bantuanku, aku adalah siswa dari Aong Phra Moggalana (Y.A Moggalana) , aku telah mencapai pencerahan ketika masih hidup di dunia. Dulu aku berusia 7 tahun namun aku meninggalkan dunia sebelum waktu yang seharusnya karena khawatir akan hawa nafsu, aku khawatir wanita akan membuatku melanggar sila dalam hidup. Aku berdiam di Alam Brahma, bila anda membutuhkan bantuanku ingat dan pikirkanlah "Chinnabunchara""

Kapanpun Somdej Toh memberkati amulet atau objek objek suci dalam sebuah upacara, Brahma Chinnabunchara selalu hadir, legenda ini diwariskan turun temurun selama ratusan tahun mengikuti kisah hidup Somdej Toh. "Mereka yang belajar untuk berdoa tidak akan terjatuh" kata Somdej Toh, "Melafalkan Chinnabunchorn dengan penuh kesadaran akan memberikan perlindungan kepada praktisinya, dapat digunakan untuk memberkati dan berbagai tujuan"

Untuk Mantra Chinnabunchorn dari Somdej Toh bisa dilihat disini



Friday, January 27, 2017

Hongamuletindo.com - Biografi / Riwayat Hidup Archan Chum Chaikiri - White Robe Ajahn



Biografi / Biography / Riwayat Hidup Archan Chum Chaikiri - White Robe Ajahn


Archan Chum lahir pada BE2450 (1907) dan memiliki latar belakang keluarga yang sangat mirip dengan  Khun Paen yang legendaris. Archan Chum Chaikiri adalah anak cicit dari Khun Chaikiri (Khun berarti bangsawan). Khun Chaikiri adalah Khao atau murid yang membantu Phrayachuattukaraj, Gubernur Provinsi Phatthalung untuk melindungi Provinsi Phatthalung dan Thailand selatan dari invasi tentara Myanmar sekitar 200 tahun yang lalu.

Kunchaikiri memiliki banyak putra dan putri. Ia belajar sihir putih dari Wat Khao Or dan kemudian mengajarkan seni supranatural tersebut kepada anak-anaknya. Salah satu anak Kunchaikiri yang bernama "Mueansiripanpirun" belajar ilmu sihir putih dari dia dan kemudian melanjutkan studinya ke ilmu dari Wat Khao Or. Ia juga memiliki banyak anak dan salah satunya adalah ayah dari Archan Chum.

Biografi / Biography / Riwayat Hidup Archan Chum Chaikiri - White Robe Ajahn mengetes kekebalan (kongkrapan catri)


Ayah Archan Chum adalah seorang tentara dan Gubernur di Kabupaten Khao Chai Son di kota Phatthalung. Ayah Archan Chum Chaikiri ini adalah teman LP Kong Wat Chaimongkol di provinsi Songkhla. LP Kong datang saat Archan Chum Chaikiri lahir , mengucapkan selamat kepada ayah dari Archan Chum karena setelah melihat tanda tanda beliau menilai bahwa bayi tersebut bukanlah bayi biasa dan memberi nama "Chum" kepadanya yang artinya "populer / terkenal". Archan Chum memiliki minat besar dalam sihir dan mempelajari sihir dari ayah dan keluarganya sejak ia masih sangat muda. Ketika Archan Chum berumur 5 tahun ia bisa membaca mantra untuk menghipnotis ular beracun dan berhasil menghentikan ular tersebut dari membuka mulutnya, serta menutup mulut anjing sehingga anjing tidak bisa menggigit.

Ketika ia berusia sekitar 7 tahun, Archan Chum belajar  menggunakan mantra dari 11 kata-kata untuk merusak pistol yang ditembakkan menjadi hancur berkeping keping. Hal ini terjadi dalam sebuah insiden yaitu ketika teman ayahnya datang ke rumahnya dan meninggalkan pistolnya di atas meja. Archan Chum mengambil kesempatan untuk melakukan apa yang telah dipelajarinya. Jadi ia mengambil pistol di atas meja dan mulai menjapakan mantra. Namun bahkan sebelum mencoba untuk menembak, pistol tersebut rusak. Teman ayah Archan Chum marah dan mengatakan kepadanya untuk tidak menggunakan mantra tersebut kecuali dalam bahaya. Hal ini menunjukkan bahwa Archan Chum telah menguasai ilmu dengan sangat baik sehingga bahkan sebelum mencoba untuk menembak pistol, pistol tersebut rusak tanpa sempat ditembakkan. 
Biografi / Biography / Riwayat Hidup Archan Chum Chaikiri - White Robe Ajahn mengetes kekebalan (kongkrapan catri)
Ajarn Pan Wat Kao Or, Ajarn Nam Wat Kao Or, Ajarn Yied Wat Donsala

Archan Chum memiliki bakat besar untuk mempelajari sihir putih dan ia bisa menguasai dengan sangat cepat. Ia mampu melakukan banyak magic yang biasanya dibutuhkan waktu dua atau tiga kali lipat bagi orang lain untuk dikuasai. Setelah mempelajari magic dari ayahnya beliau belajar dari Archan Tong Tao , pada waktu itu Archan Tong Tao sudah sangat tua oleh karena itu beliau mengarahkan Archan Chum ke Archan Yied untuk belajar lebih jauh (Archan  Yied merupakan murid langsung dari Archan Tong Tao). Archan Yied tidak menyukai Archan Chum karena Archan Chum banyak bermain main dan lebih tertarik pada wanita. 


Ketika berusia 20 tahun beliau menjadi teman dekat dengan LP Kong Wat Ban Suan yang juga merupakan murid dari Archan Yied


Ajahn Khun Pan
Archan Chum kemudian meminta bantuan temannya yaitu Khun Pan Tharak Rachadej yang merupakan murid langsung dari Archan Yied untuk menjadi penjamin atas perilakunya. Setelah itu ia menjadi lebih disiplin dan mengabdikan waktunya serta lebih serius belajar dari Archan Yied.

Biografi / Biography / Riwayat Hidup Archan Chum Chaikiri - White Robe Ajahn mengetes kekebalan (kongkrapan catri)
Jendral Polisi Tharak Rachadej
Biasa dikenal sebagai Ajahn Khun Pan
Beliau sangat terkenal dalam membuat amulet Jatukam Ramathep

Ketika Archan Chum menjadi bikkhu, beliau menjadi teman dekat dari LP Kong Wat Ban Suan yang merupakan siswa dari Archan Yied juga. Pada 2484, Archan Chum menciptakan amulet amulet pertamanya dengan bantuan Archan Yied yang juga memberikan sejumlah "Phong Mahawan" untuk pembuatan amulet yang dicampurkan ke dalam bahan bahan amulet lainnya dan kemudian juga bergabung dalam upacara pemberkatan sehingga sampai hari ini, banyak orang mengatakan bahwa menggunakan amulet Phra Puttha Nimit dari Archan Chum sama dengan menggunakan amulet Phra Kleep Bua Mahawan dari Archan Yied. 

Pada awalnya Archan Chum hanya berniat menjadi bikkhu selama 1 tahun namun akhirnya menjalani kehidupan kebikkhuan selama 15 tahun. Ketika berusia 35 tahun, beliau meninggalkan kehidupan kebikkhuan dan menikah. Bakan sampai setelah menikah , ketertarikan beliau pada sihir putih tidak berakhir, setiap kali mendengar ada seorang archan atau luangphor  yang terkenal beliau tanpa berpikir panjang akan langsung datang untuk menghormat dan mempelajari beberapa jenis magic baru.

Pernah terjadi ketika Archan Chum bertemu dengan seorang tua di pegunungan dan mengikuti orang tua ini untuk mempelajari magic selama 3 tahun. Pada akhir tahun ketiga, orang tua ini mengajarkan 2 mantra 4 kata "Na Wo Ah Mi" dan "Ba Su Wu Cha". Dua mantra ini yang membuat Archan Chum menyadari bahwa keyakinan seseorang adalah diatas segalanya.

Ketika Archan Chum berusia 50 tahun beliau terkena sakit serius dan mendekati kematian, LP Kong kemudian memutuskan untuk memberikan sebagian hidupnya pada Archan Chum melalui meditasi dan wicha. Setelah itu beliau menginstruksikan Archan Chum untuk melanjutkan menolong orang orang dan vihara. LP Kong juga melarang Archan Chum untuk membuat amulet untuk tujuan keuntungan (komersial) dan Archan Chum menjaga janji tersebut sampai beliau meninggal.

LP Kong meninggal pada BE 2516 dan Archan Chum ditahbiskan menjadi bikkhu selama 1 tahun sebagai bentuk penghormatan dan terima kasih pada LP Kong di tahun yang sama. Archan Chum membuat amulet coin bergambar dirinya berjubah bikkhu.

Pada akhir tahun 2518 Archan Chum Chaikiri melepas jubah dan bersama keluarganya kembali ke Bangkok di tahun yang sama dan membuat amulet PhraKhawambodhi Neur Soros (depan) dan Rian Kring AC Chum (belakang). Di Bangkok Archan Chum mendirikan sekolah Wicha dan Magic (Samnak Kunjae Saiyasart) dimana beliau mengajarkan magic pada murid muridnya (lebih ke perlindungan diri dan kekebalan). Pada masa jayanya beliau memiliki lebih dari 100.000 murid. Archan Chum memiliki sebuah buku yang mencatat detail siswanya yang diakui sebagai siswa aslinya. Mereka yang menyalahgunakan Magic dikeluarkan dari sekolah. 

Archan Chum jatuh sakit dan meninggal pada 9 Agustus 2525 (usia 75 tahun) karena gagal ginjal di usia tua. Pada hari pemakamannya banyak bikkhu, guru guru, murid dan umat menarik tali peti sepanjang 30 meter untuk mengantar beliau. Jumlah orang yang datang ke prosesi tersebut sebanyak kerumunan pada waktu pemakaman Archan Khun Pan. Hal yang mengejutkan adalah tubuh Archan Chum tidak membusuk dan masih terdapat di peti kaca di samnaknya. Beliau mengenakan Yod Khun Pon amulet di tubuhnya. Kemudian tubuhnya dikremasi bersamaan dengan tubuh istrinya setelah istrinya meninggal. Archan Chum menjalani hidupnya sebagai Archan yang mengikuti ajaran Dhamma dan menjaga sila sila dengan baik. Beliau tidak pernah menggunakan magicnya dengan sengaja untuk menyakiti orang lain, mengumpulkan harta kekayaan, memperoleh wanita meskipun hal itu dapat dilakukan dengan mudah olehnya.






Wednesday, January 25, 2017

Hongamuletindo.com - Biografi (Riwayat Hidup) Luang Phor Koon Parisuttho Wat Ban Rai ( LP Koon Parisuttho)

Hongamuletindo.com - Biografi (Riwayat Hidup) Luang Phor Koon Parisuttho Wat Ban Rai ( LP Koon Parisuttho)


LP Koon Parisuttho lahir pada 4 Oktober 1923 (BE 2466) di sebuah desa bernama Ban Rai, Distrik Da Khun Tod , Nakhon Ratchasima, Thailand. LP Koon adalah anak tertua dan mempunyai dua saudari perempuan. Ibu beliau meninggal ketika beliau berumur 11 tahun , kemudian beliau dirawat oleh bibi bibinya. Tidak lama setelah ibunya meninggal, ayah LP Koon menikah lagi dan LP Koon dikirim ke Wat Ban Rai untuk mempelajari Buddhisme. Pada siang hari LP Koon membantu ayahnya mengurus sawah ,menanam, menyiram dan memandikan kerbau, pada malam hari beliau kembali ke Wat Ban Rai untuk belajar dan membantu membersihkan vihara.

Ketika LP Koon berusia 21 tahun bibi bibinya memberikan sejumlah uang dan mengirimnya ke Wat Thanon Hatyai. LP Koon ditahbiskan menjadi bikkhu pada usia 21 tahun di Wat Thanon Hatyai pada tahun 1944. Phra Kru Wijahn Dtigit lah yang mentahbiskan dan Phra kru Atigahn Torng Suk adalah guru Dhammanya. Nama bikkhu beliau adalah Parisuttho, sepanjang tahun itu pada musim panas beliau pergi ke Wat Nongpho untuk belajar meditasi ke LP Daeng dan memperdalam pengetahuan mengenai Buddhisme. 

Setelah beberapa tahun, berkat kecerdasan LP Koon yang luar biasa beliau berhasil mempelajari hampir semua pelajaran dari LP Daeng seperti Dhamma, Samadhi dan Wicha (Magic) . Kemudian LP Daeng berkata pada beliau , “ Kini kamu telah memiliki pondasi yang kuat dari meditasi dan bahasa Sanskrit, kini telah saatnya kamu mencari Guru lain untuk memperdalam pengetahuanmu” . LP Daeng memperkenalkan LP Koon kepada seorang Guru yang memiliki peringkat tinggi yaitu LP Khang , ketika LP Khang bertemu LP Koon beliau langsung mengatakan bahwa LP Koon bukan bikkhu biasa dan akan memiliki masa depan yang cerah , beliau pun menerima LP Koon menjadi murid. 

LP Koon belajar dan berlatih praktik praktik Buddhis dan semua kemampuan spiritual dari LP Khang , dalam masa berlatihnya beliau mendaki gunung dan memasuki hutan belantara untuk berlatih kemampuan spiritual di pegunungan terpencil. Setelah tiga tahun berlalu , ketika LP Koon berhasil mempelajari semua pengetahuan beliau meninggalkan LP Khang dan memutuskan menempuh jalan sendiri untuk memperdalam keyakinan Buddhisme dan membantu orang orang yang membutuhkan. Kemanapun beliau pergi, LP Koon selalu diterima dengan baik oleh para penduduk desa.

Di kemudian hari LP Koon bertemu dengan LP Khong (seorang bikkhu hutan), setiap LP Kong akan berkelana ke hutan beliau mengajak LP Koon. Selain Dhamma dan Samadhi, LP Kong juga mengajari LP Koon Mantra magis dan memasukkan takrut ke dalam tubuh. Setelah belajar dari LP Kong, LP Koon mengembara hingga ke pegunungan perbatasan Laos, Kamboja dan beberapa tempat lain di timur laut Thailand dan tinggal di hutan selama bertahun tahun.

Suatu hari ketika LP Koon sedang berada di pegunungan perbatasan Thailand dan Laos, suasana pegunungan yang ditemui sangat aneh dan terlihat pohon pohon aneh di sekitarnya, dan pada sore itu beberapa penebang pohon terlihat terburu terburu menuruni gunung. LP Koon bertanya mengenai hal tersebut dan mendapatkan jawaban bahwa dulunya pegunungan itu adalah Kerajaan, karena banyak yang mati disana, banyak hantu hantu penasaran yang keluar di malam hari dan mencelakakan orang orang dan mengganggu penduduk desa. Semua penduduk desa ketakutan dan tidak ada yang berani memasuki ataupun berada di gunung ketika malam hari tiba. 

Para penebang pohon menyarankan LP Koon untuk meninggalkan daerah itu karena sudah banyak terjadi bikkhu bikkhu yang mengalami kemalangan dan kenaasan di wilayah tersebut. Namun LP Koon menjawab “Karena banyak hantu penasaran yang penuh dendam di gunung ini, sudah menjadi kewajiban saya sebagai seorang bikkhu untuk menolong mereka dan berharap mereka bisa terbebas dari penderitaan dan kesedihan”. Para penebang pohon itu pun terdiam dan berpikir mereka akan kembali esok hari untuk mengangkut mayat LP Koon. 

Hongamuletindo.com - Biografi (Riwayat Hidup) Luang Phor Koon Parisuttho Wat Ban Rai ( LP Koon Parisuttho)


LP Koon akhirnya menemukan area yang cocok untuk bermalam dan membuat semacam tenda kecil di bawah sebuah pohon , setelah melakukan proses penyucian tempat LP Koon mulai bermeditasi dan menjapa doa dan sutra. Di tengah malam angin aneh bertiup dengan kencang dan LP Koon mendengar suara tangisan di tengah alam yang liar tersebut yang terdengar semakin mendekati beliau. Kemudian LP Koon mendengar suara berbisik kepadanya dan mengatakan “Hey Kau datang lagi Pria berjubah kuning, , kau sungguh berani ! kau tahu berapa banyak dari mereka (yang berjubah kuning) yang telah mati disini? Kau akan merasakan kematian sebentar lagi.. Ha- Ha – Ha.. “ 

Suara tangisan dan angin yang bertiup semakin kencang, LP Koon tetap membacakan mantra mantra dan doa dan tiba tiba sebuah sinar kuning datang dan menyinari tenda kecil beliau , pohon pohon disekitarnya bergoyang goyang dengan kencang, Pohon yang jatuh dan akan menimpa tenda kecil beliau terpental begitu terkena sinar kuning tersebut. LP Koon tetap berkonsentrasi pada meditasi di dalam tenda.

Badai jahat yang datang malam itu perlahan lahan mereda, banyak pohon yang tumbangan dan jatuh namun LP Koon tetap aman dan tidak terluka, Makhluk jahat hutan tersebut merasa tidak senang dan heran mengapa LP Koon bisa selamat tanpa terluka. LP Koon kemudian menggunakan kekuatan spiritualnya dan berkomunikasi dengan makhluk jahat tersebut dan berkata “ Saya disini untuk kamu, saya ingin menolongmu terbebas dari penderitaan di dunia manusia”. 

Hongamuletindo.com - Biografi (Riwayat Hidup) Luang Phor Koon Parisuttho Wat Ban Rai ( LP Koon Parisuttho)

Tiba tiba bermunculan hantu hantu dalam jumlah sangat banyak dan berdiri di hadapan LP Koon, diantara mereka terdapat Raja Hantu gunung tersebut, ketika melihat LP Koon Raja Hantu tersebut berlutut dan menghormat pada LP Koon dan LP Koon bertanya padanya mengapa ia tidak bertumimbal lahir. Raja Hantu itu menjawab bahwa dahulu gunung tersebut adalah sebuah Kerajaan Besar dan dialah Rajanya, kehidupan rakyat di kerajaan itu bahagia dan penuh kedamaian sampai suatu hari Kerajaan tersebut dilanda penyakit menular yang mematikan, penyakit tersebut menyerang rakyat kerajaan itu dan menyebabkan ratusan hingga ribuan orang meninggal. Karena Kerajaan tersebut memiliki harta karun yang diwariskan turun temurun maka arwah arwah tersebut tetap berada disitu untuk menjaga harta karun dan mencegah orang luar untuk mengambil harta tersebut sehingga orang orang yang datang ke gunung akan terkena hukuman atau kematian.

Setelah LP Koon mendengar keseluruhan cerita, beliau menggunakan ajaran Buddha untuk membujuk para arwah tersebut bahwa karena mereka semua sudah meninggal dan kini sudah tidak memiliki tubuh fisik maka semua harta karun tersebut tidak berguna lagi. Apa kegunaannya menyimpan harta tersebut sementara tidak lagi bisa digunakan, sebaliknya malah mereka membuat banyak kejahatan dengan membunuh banyak orang terutama para Bikkhu yang melatih sila, sampai kapan kebencian tersebut akan berakhir . LP Koon menasihati mereka untuk melupakan pikiran pikiran jahat tersebut dan mengembangkan kemuliaan dan kebaikan Buddha, “Kalian semua harus tahu bahwa lahir, tua, sakit dan mati adalah hukum penderitaan yang universal, semua orang harus menghadapinya dan tak satupun yang dapat lolos darinya termasuk Sang Buddha sekalipun. Kalian semua akan merasakan penderitaan dari hasil perbuatan buruk yang dilakukan dan tidak dapat terlahir kembali bila perbuatan jahat dilakukan, apakah ini layak?” 

Raja Hantu tersebut terdiam lalu bertanya pada LP Koon , “ apakah kami memiliki kesempatan untuk bertobat??” 


Hongamuletindo.com - Biografi (Riwayat Hidup) Luang Phor Koon Parisuttho Wat Ban Rai ( LP Koon Parisuttho)

LP Koon menjawab “tentu saja. Namun sebelumnya kalian sudah banyak melakukan perbuatan jahat dimasa lalu dengan mencelakai dan membunuh orang orang tak bersalah, meskipun kalian bertobat sekarang, kalian harus menanggung akibat dari perbuatan yang telah dilakukan seperti bagaimana berjalannya hukum karma. Perbuatan baik akan mendapatkan hadiah dan perbuatan jahat akan mendapatkan hukuman. Kalian akan menerima buah dari karma buruk ini dengan terlahir di alam binatang di kehidupan selanjutnya “

Raja Hantu tersebut merasa tersentuh dan kagum terhadap LP Koon, ia memberikan tiga kali sujud penghormatan pada LP Koon dan berkata dengan penuh ketulusan “Kami berharap LP Koon akan menolong kami dari alam hantu dan dapat memetik buah dari keBuddhaan, kami tidak takut terlahir di alam binatang” . LP Koon mengambil sikap Anjali dan membacakan doa penyeberangan , Doa penyeberangan tersebut mampu memberishkan siklus penderitaan , sejak saat itu gunung tersebut menjadi lebih damai, tentram dan nyaman. Penduduk desa mulai memasuki hutan dan gunung kembali dan mulai mengelola lahan. 

Setiap musim hujan LP Koon akan menetap di Vihara dekat kota untuk Khow Pansah (masa vassa). Apabila beliau berada di hutan , beliau akan menetap di hutan. Seiring waktu berlalu LP Koon kembali ke Thailand setelah beberapa puluh tahun mengembara di hutan. LP Koon kembali ke kampung halamannya untuk mengunjungi neneknya , “kamu begitu giat dalam Buddhisme, mengapa tidak mempertimbangkan untuk mengembangkan vihara di desa kita ini? Vihara didesa ini dalam kondisi yang menyedihkan bahkan bikkhu bikkhu pun tidak memiliki tempat yang layak untuk berdoa”. LP Koon memutuskan untuk menetap dan membantu mengembangkan vihara.

Hongamuletindo.com - Biografi (Riwayat Hidup) Luang Phor Koon Parisuttho Wat Ban Rai ( LP Koon Parisuttho)


LP Koon mengajak para umat dan masyarakat untuk turut serta mengumpulkan dana dan mengembangkan vihara . Pada waktu itu banyak orang mengetahui LP Koon sedang berusaha mengembangkan dan merenovasi vihara, banyak orang berbondong bondng dari berbagai daerah datang untuk membantu LP Koon. LP Koon memberkati amulet dan memberikan kepada para umat yang turut membantu proyek tersebut. LP Koon adalah salah satu Guru Monk paling terkenal di Thailand , selama hampir dua dekade LP Koon memberkati orang orang, dan memasukkan takrut pada umat.Takrut ini sangat terkenal dalam perlindungan dari bahaya , metta dan kekebalan.

LP Koon telah berhenti memasukkan takrut ke tubuh umat sudah cukup lama seiring bertambahnya usianya yang semakin tua. LP Koon wafat pada 16 Mei 2015 pada usia 92 tahun.




Sunday, February 14, 2016

Riwayat Hidup Luang Phor Thuad Yang Legendaris




Luang Phor Thuad lahir pada tahun 1582 di Desa Suan Can, daerah Chumphol, Sathing Phra di Songkla bagian selatan Thailand. Dengan Orang tua bernama Khun Hu dan Mae Chan yang merupakan pasangan suami-isteri dengan hidup sangat sederhana (miskin) serta tinggal di daerah kekuasaan Raja Shrentthi Pan yang kaya raya. Kedua orang tua memberi nama "Pu" (yang berarti kepiting) pada Luang Phor Thuad yang masih kecil.

Saat usia Pu (Luang Phur Thuad) kurang dari 6 bulan, Dia ditaruh di atas handuk di bawah bayangan pohon dekat sawah ketika ibunya bekerja. Pada siang hari ibunya beristirahat dari kerja-nya dengan tujuan untuk menyusui si anak. ketika ibunya berjalan ke arah bayi itu, si Ibu melihat seekor ular phyton yang sangat besar melingkari tubuh sang bayi, dengan seketika ibunya menjerit untuk minta tolong. Para penduduk pun banyak yang mengambil pisau, kapak dan alat pemukul. Ular phyton itu lalu melotot dan tidak bergerak.


Orang-orang disekitarnya terpaku diam dan tidak tahu untuk berbuat apa. Tidak seorangpun yang berani untuk memulai menyerang, dan tiba-tiba ibunya mendapatkan ide, ibunya teringat akan cerita dongeng bahwa ular ini mungkin penglihatan kiriman dari dewa. Dengan cepat si ibu memetik 7 bunga liar dengan warna yang berbeda dan menggunakan daun sebagai alas bunga-bunga itu, berlutut dan menutup mata serta dengan konsentrasi berdoa. Lalu ular itu memuntahkan sebuah batu crystal di dada si bayi dan dengan segera pergi. Batu crystal ini sangat mengkilau dan para penduduk pun berkumpul untuk melihat batu ini. lalu si ibu menyimpan batu itu dan membawanya pulang.


Seorang kaya menawar crystal itu dengan harga tinggi, tetapi ibu-nya tidak berniat untuk menjualnya, Si kaya memaksa si ibu lalu akhirnya si ibu hanya menghadiahkan batu itu kepada-nya. Orang kaya itu sangat senang, tetapi hanya dalam waktu yang singkat. Dalam kurun waktu 3 hari, semua anggota keluarganya jatuh sakit. Dengan mencari jawaban dari medium bahwasannya dia menyimpan sesuatu yang bukan dimilikinya dengan benar. hanya sang bayi yang berhak memiliki-nya.


Karena ketakutan orang kaya itu mengembalikan batu crystal itu kepada ibu si bayi. dalam waktu 3 bulan, uang dan kekayaan mengalir seperti alir mengalir saja. Kedua orang tua Luang Phor Thuad menjadi kaya raya sehingga para tetangganya merasa iri. Mereka mencuri Crystal itu tapi tiba2 seekor ular Phyton mengejar mereka sampai akhirnya Crystal itu dilempar ke sebuah lubang. Kemudian melalui mimpi, seorang dewa memberi tahu dimana Crystal itu berada kepada kedua orang tua-nya. Setelah Crystal itu ditemukan..kedua orang tuanya mengabdikan diri kepada Sang Buddha, mereka dengan baik hati menolong orang-orang miskin, memberi persembahan kepada anggota Sangha dan membangun tempat-tempat ibadah.

bodhisatto akantimaya iti bhagava





Luang Phor Thuad mulai belajar ajaran Buddhist di Vihara mulai umur 5 tahun. Karena begitu berbakat, dia menguasai semua pelajaran yang dikuasai gurunya hanya dalam waktu 1 tahun. Dia pergi ke vihara lain di seberang lembah melewati hutan rimba untuk mendapatkan ajaran2 yang lebih lanjut setiap hari. Dia menjadi bikhu pada umur 12 tahun dan mengabdikan diri pada Dharma sepenuhnya. Ayahnya meninggal pada usia 72 tahun yaitu ketika Luang Phor Thuad menginjak usia 30. Untuk mempelajari ajaran Buddha lebih mendalamnya lagi, dia meninggalkan ibunya dan pegi ke provinsi lain.




Dari lokasi sekarang ini Wat pakok, Singora, Thailand..Luang Phor Thuad menaiki kapal ke utara ke provinsi Ayuthaya (dulunya ibukota dari Thailand). Setelah menaiki kapal selama setengah hari, kapal itu bertemu badai yang sangat ganas. Kapal itu berguncang dan para penumpang sangat ketakutan. karena badai itu, kapal itu tidak sampai ke tujuan karena terapung-apung selama beberapa hari. Persediaan air pun semakin menipis. Karena itu pemilik kapal berpikir bahwa perjalanan sebelumnya selalu saja mulus, dan mengambil kesimpulan bahwa bencana ini pasti disebabkan karena bikhu ini. Mereka merencanakan untuk mendorong-nya ke laut. Luang Phor Thuad dapat merasakan apa maksud dari para pemilik kapal ini lalu menghibur mereka agar jangan khawatir karena air minum sangat banyak di sekitar mereka. Dia mengeluarkan kaki-nya keluar kapal dan badainya langsung reda. dengan kaki-nya dia menggambar lingkaran di atas permukaan air laut dan menyuruh pemilik kapal untuk mengambil air dari dalam lingkaran itu untuk air minum. 






Para pemilik kapal pertama kali marah karena mereka tidak percaya bahwa air laut bisa diminum. Setelah ada kata jaminan Luang Phor Thuad, lalu mereka mencoba untuk meminumnya dan memang benar bisa diminum. tapi satu orang dengan sengaja meminum air di luar lingkaran dan memang terasa asin. Pemiik kapal itu terkagum-kagum dan akhirnya mereka tidak berani mencelakai Luang Phor Thuad.


Hari berikutnya, kapal itu sampai di provinsi Ayuthaya. Luang Phor Thuad berjalan beberapa mil dan bergembira karena didapatinya sebuah Vihara ada di depan nya. Bikhu dari Vihara ini menolak kedatangan Luang Phor Thuad karena melihat Luang Phor Thuad mengenakan jubah yang jelek (miskin). Lalu dia akhirnya mengarahkan langkahnya ke Vihara tua yang tidak begitu jauh dari situ. Penjaga tua dari Vihara ini menyambut-nya dan memberi tempat berteduh baginya. Dia tinggal disana untuk mempelajari kitab suci, untuk memberi penghormatan pada Buddha dan belajar meditasi selama setengah tahun.


Pemerintah dari negara tetangga, Raja Sri Lanka mengirimkan 7 bikhu ke Procinsi Ayuthaya untuk menguji pencapaian dari bikhu-bikhu di Thailand. Para Bikhu Sri Lanka ini membawa 12 mangkuk yang di dalamnya terdapat 84.000 kata-kata. Kata-kata ini untuk disusun menjadi suatu Sutra dalam kurun waktu 1 minggu. Jika ini bisa berhasil, raja Sri Lanka akan menyiapkan hadiah kepada Thailand berupa 7 Kapal yang terbuat dari emas. Tetapi bila gagal, Thailand harus menyerahkan kedaulatan negara mereka kepada Sri Lanka. Raja Thai mengumpulkan semua bikhu-bikhu yang terkenal untuk menyelesaikan masalah ini. banyak yang mencoba tapi semuanya gagal .


Sehingga pengumuman pun dibuat oleh kerajaan untuk mencari seseorang yang bisa menyelesaikan tugas ini. Pada hari ke-empat, Sang Raja bermimpi Seekor gajah putih sedang mengeluarkan suara (seperti terompet) disertai sinar yang menyilaukan. Raja mencari peramal dan si peramal mengatakan bahwa ini pertanda baik dimana seorang bijaksana akan muncul untuk menyelesaikan masalah ini.
lp tuad amulet sangat kuat untuk proteksi


Luang Phor Thuad tiba di rumah seorang kaya, orang-orang di situ lagi membicarakan topik yang sangat serius. Lalu mereka melihat Luang Phor Thuad memegang mangkuk berdiri di depan pintu. Pemilik rumah dengan penuh hormat mempersembahkan makanan kepada Luang Phor Thuad. Pemilik rumah merasakan bahwa bikhu di depan ini memiliki penampilan yang luar biasa. Pemilik rumah menghaturkan hormat dan memberitahukan bahwa nantinya reputasi negara ini dalam ajaran Buddhist akan dipermalukan bila tidak ada yang dapat menjawab tantangan dari negara tetangga, serta pemilik rumah menanyakan bila Luang Phor Thuad bisa membantu. Luang Phor Thuad membalas bahwa dia akan membantu. Pemilik rumah sangat gembira dan bermaksud untuk segera mengundang Luang Phor Thuad untuk menemui Raja. Luang Phor Thuad mengatakan untuk jangan terburu-buru dan akan datang besok pagi.


Setelah Luang Phor Thuad pergi, pemilik rumah mengabari sang Raja. Pagi berikutnya, Raja mengirimkan kereta kuda khusus untuk menyambut Luang Phor Thuad ke kerajaan. Pada saat tiba, dia dikawal para pejabat ke pintu masuk kerajaan. Langkahnya yang keras seiring Luang Phor Thuad berjalan dengan kaki telanjang. Raja dan para pejabat semuanya diam. Sekitar setengah jam kemudian, Bikhu dari negara tetangga datang. Setelah saling menghaturkan salam, Luang Phor Thuad mulai menyusun kata-kata itu. 12 mangkuk disebarkan di meja. Dia menutup matanya dan menyusunnya dengan kedua tangannya. setelah 15 menit kemudian, dia mengatakan bahwa ada 5 kata yang hilang.




Ketujuh Bikhu Sri Lanka itu diam saja, kemudia Luang Phor Thuad memperingatkan mereka jika tidak ada yang mau mengeluarkan kata-kata yang hilang tersebut, maka mereka akan mati dengan tengkorak kepala yang pecah. Orang yang melakukan kejahatan itu kemudian merasa takut dan mengeluarkan kata-kata yang hilang itu. Dengan mata tertutup, Luang Phor Thuad menggunakan kekuatan gaib untuk menyusun kata-kata itu, dan akhirnya jadilah sebuah Sutra yang lengkap. Melihat Thailand tak terkalahkan, ketujuh Bikhu tadi mempersembahkan 7 kapal yang terbuat dari emas dan mereka dengan segera meninggalkan Thailand. Sejak saat itu nama Luang Phor Thuad jadi terkenal di seluruh negara Thailand, dia dipandang sebagai Bikhu Buddhist yang suci dalam sejarah Thai.


Luang Phor Thuad berdiam di Ibukota untuk beberapa tahun sampai pada saat dia mendapat berita bahwa ibu-nya mengidap penyakit yang serius. Luang Phor Thuad bergegas kembali ke selatan tidak lama setelah ibunya meninggal pada umur 78. Setelah pemakaman ibunya, dia tinggal di Singora, Thailand.


Gubernur dari daerah selatan yang bermarga Phang dengan perawakan muka yang agak hitam mempunyai keinginan untuk membangun Vihara Buddhist. Dia datang ke Singora untuk mencari seorang bikhu yang termasyur untuk sebagai pemimpin. Pada malam setelah matahari terbenam, dia melihat seorang bikhu tua berjalan di sepanjang pantai, meninggalkan jejak surya. Dia mengetahui bahwa inilah bikhu yang tepat untuk didekati. Dia maju untuk menyambut bikhu tua itu dengan hormat dan menceritakan keinginannya untuk membangun Vihara di Pattani. Sebenarnya Luang Phor Thuad sudah tahu keinginan orang ini melalui kekuatan batin-nya. Luang Phor Thuad menyetujuinya dan ikut dengan si gubernur Phang ke Pattani. Saat pembangunan Vihara itu telah selesai, maka diberi nama Wat ChangHai. Luang Phor Thuad menjadi kepala di Vihara ini sampai dia meninggal pada umur 120 tahun. 



Amulet LP Thuad Wat Changhai bisa dilihat disini : Amulet LP Thuad

amulet lp tuad wat changhai terbaik thailand

Saturday, February 13, 2016

Pengenalan dan Tanya Jawab Seputar Thailand Amulet

Apakah Thai Amulet itu ? 

jawaban:

Thai amulet adalah Sejenis jimat Dari Kebudayaan thailand yang Penuh dengan mistik dan spiritual , jimat Di Thailand memiliki akar budaya yang sudah Sangat Tua , mulai dari kepercayaan Kuno Asli Thailand, Kepercayaan Hindu Serta Berakumulasi dengan Ajaran Buddha yang telah ada sangat lama di Negara ini.


Amulet / Jimat Thailand dapat Berbentuk Suatu images tertentu, umumnya adalah images Buddha, Para Orang suci yang dianggap telah mencapai suatu tataran Kesucian tertentu, Para deity/deva , Para Guru spiritual ,serta dapat berupa Bentuk lainnya yang dipercaya memiliki Makna Tertentu.

Suatu amulet umumnya terbuat dari Material-material yang dipercaya memiliki Kekuatan tertentu, Serta yang umumnya langka dan suci…seperti Halnya seperti Abu dupa dari Vihara yang Terkenal , Tanah-tanah Tempat keramat , Leklai , Relic , Herbal ,dll

Kemudian dalam Pembuatan Sebuah amulet yang Baik , tidaklah mudah karena umumnya dimulai dari Pemilihan Material , Pemilihan Hari baik , Pemilihan Images, dan Proses lainnya hingga Ke hari Ceremony yang umumnya mengundang Para Bikkhu yang dipercaya telah mencapai kesucian , Para Acharn ( guru spiritual ), dll dalam Memberkati Amulet tersebut.

Oleh karena itu Suatu Thai amulet yang telah Melewati Pemberkahan tersebut, Harus dihargai sebagai Suatu benda yang memiliki nilai Spiritual, yang tidak mudah Pembuatannya dan memerlukan proses yang Panjang.


Apakah Thai Amulet Memiliki fungsi Tertentu dan Bagaimanakah Cara Kerjanya ?

Jawaban:

Thai amulet dipercaya Memiliki Fungsi dan Kegunaan Tertentu yang dapat bermanfaat bagi Pemiliknya, ini Bisa dikatakan betul namun ada ketentuannya, Karena Prinsip Kerja Sebuah Thai amulet Mengikuti Prinsip Karma yang mengakar dalam kepercayaan di masyarakat Thai.

Amulet Bekerja Mengikuti Karma Pemakai dan Pemiliknya, jadi Sering kita dengar Si A sejak Memakai amulet “ Somdej ” tiba2 menjadi sukses dan Beruntung, tetapi kenapa Si B Memakai amulet yang sama kok biasa-biasa saja, nah ini karena Si A tersebut memiliki Suatu Karma yang mmg mendukung untuk terjadinya hal tersebut, jadi dengan memakai amulet “ Somdej “ Ditambah dengan usaha yang giat, maka Terkondisi Karma Baiknya untuk berbuah …sedangkan Si B tidak memiliki timbunan karma baik yang Cukup , maka Memakai Amulet yang sama tetapi mungkin hanya memberikan Efek yang Tidak terlalu dirasakan.

Jadi Pokok utamanya ada pada Karma baik kita yang ditimbun melalui ucapan, pikiran dan tindakan positif lah serta dikondisikan dengan Memakai amulet yang cocok, maka Dapat Berbuah dan menghasilkan hal-hal positif sesuai keinginan pemakainya..

Oleh Karena Itu dalam Memakai amulet disarankan juga dapat dibarengi dengan Kepercayaan penuh dan Rajin dalam Pembacaan Katha nya, Karena Pembacaan Katha Termasuk Mempupuk Kamma Baik Melalui ucapan dan Pikiran.

Apakah Ada Jaminan penuh bahwa amulet dapat Bekerja dan memberikan Manfaat sesuai fungsinya?
Jawaban:

Nah, sesuai yang diterangkan diatas, maka Amulet hanya Sebagai Booster yang mendukung apa yang ada pada diri kita, Baik itu untuk lucky, untuk Perlindugan, Pengasihan, dll…

Jadi amulet itu dapat mendukung, tetapi yang paling utama adalah apa yang ada Dalam diri kita Sendiri..baik itu Berupa Kepercayaan kita terhadap amulet yg kita Pakai, Karma Baik kita dan juga Tindakan Nyata yang kita lakukan dalam mencapai apa yang kita inginkan.


Apakah ada Pantangan Tertentu dalam Memakai amulet ?

Jawaban:

Yupe, Ada Beberapa Pantangan yang secara Umum untuk Thai amulet yaitu, Dilarang Memakai Thai amulet ketika melakukan Aktivitas Seksual ( pengecualian untuk amulet tertentu yg fungsinya memang ditujukan untuk itu ) , Jangan Melangkahi sebuah amulet dgn sengaja , Jangan Menaruh amulet di tempat yang Kotor sebagai wujud Rasa hormat kita, dan Menjaga 5 Sila Buddhis dapat membantu Mendukung Manfaat Thai amulet.

Siapa sajakah yang bisa Memiliki & Menggunakan Thai amulet ?
Jawaban:

Siapa Saja dapat Memiliki dan Menggunakan Thai amulet , tanpa Memandang SARA , Amulet dapat Berfungsi Kepada Siapapun Pemakainya dengan Prinsip yang telah dijelaskan di Atas..


Bagaimanakah Perawatan yang dilakukan untuk Thai amulet ?

Jawaban:

Perawatan untuk Thai amulet berbeda-beda sesuai dengan Jenis amuletnya, Secara umum sih tidak Ruwet untuk Perawatannya, kecuali amulet tertentu yang memang dituntut harus memiliki Perawatan khusus. ( Perawatan terhadap Amulet akan dijelaskan kepada yang telah memaharkan amulet )


Apa Sajakan Value yang dimiliki Sebuah amulet hingga Sangat banyak orang yang Saat ini tertarik untuk Mengoleksinya ?

Jawaban:

Sebuah Thai amulet Memiliki banyak Nilai yang membuatnya berharga dan Layak untuk dikoleksi, ini akan dibahas dari sisi spiritual dan juga sisi lainnya..

Secara spiritual, Sebuah Thai amulet dibuat dari bahan-bahan yang Langka yang kemudian diproses hingga menjadi sebuah amulet dan diberkahi dengan Kekuatan spiritual oleh Orang suci , yang sehingga ketika dipakai dapat menimbulkan fenomena spiritual tertentu…sebagian orang mendapatkan Keajaiban tertentu ketika memakai sebuah amulet seperti Keselamatan dari Kecelakaan besar, Kekebalan tubuh, Pengasihan Kuat , dll yang tentunya terkadang di luar nalar , namun hal ini terjadi pada Pemakainya..oleh karena itu Sangat Banyak kolektor Thai amulet yang Meyakini Hal ini merupakan Kekuatan Spiritual yang ada dalam sebuah amulet dan tentunya Kamma Baik Pemakainya jg.

Dari sisi Lain, Thai amulet Juga Memiliki Value yang sangat Baik untuk Dikoleksi dan memiliki nilai Investasi, Karena Umumnya Thai amulet Dikeluarkan dalam jumlah cetakan yang terbatas, jadi setelah habis, maka tidak akan lagi diproduksi yang sama…sehingga apabila amulet yang Limited tersebut memiliki Miracle dan diburu oleh Banyak Orang, maka Valuenya akan Melambung tinggi sesuai permintaan Market.. Selain itu, Sebuah amulet juga memiliki nilai Seni dan Budaya yang tinggi yang Patut Kita Hargai

Friday, February 12, 2016

Riwayat Hidup / Biografi LP Hong Phrommapanyo



usia lp hong lp tuad biography


Translated By Hong Amulet Indo

Phra Kru Prasat Phromma Khun(Hong Phrommapanyo)
DOB:5 March BE2460(1917)
Ditahbiskan menjadi samanera: BE2480(1937)
Ditahbiskan menjadi Bikkhu : BE2483(1940)
Usia    : 97 (BE 2557 / 2014) -
Wafat : 5 Maret 2557


Vassa:74 tahun

Surin, tanah dimana salah satu guru atas yang paling terkenal di era sekarang yaitu LP Hong Phrommapanyo berada. Seorang Guru yang memiliki pengetahuan tentang mantra dan terampil dalam bermacam macam kegiatan upacara dari Kamboja kuno.

LP Hong memiliki banyak murid di seluruh Thailand.LP Hong memiliki cinta kasih kepada semua orang juga kepada segala jenis hewan . LP Hong mendukung upaya mempertahankan sumber daya hutan sebagai aset bumi. LP Hong memiliki tingkat tinggi jhana dan cinta kasih .LP Hong dapat berkomunikasi dengan hewan hewan disekitarnya yang tampaknya sangat sulit dipercaya.

Misalnya, LP Hong dapat memahami bahasa burung gagak (ini adalah catupatisambhidappatto atau salah satu dari empat bentuk kecerdasan yang merupakan Nirutti-patisambhida: kecerdasan berkaitan dengan linguistik .kecakapan linguistik ini mencakup kemampuan untuk mengetahui bahasa makhluk hidup secara umum) yang sama seperti Guru - guru dari masa lampau . hewan hewan seperti ular, kalajengking, kura-kura, katak dapat berkumpul bersama dan tidak saling menyerang satu sama lain. LP Hong pernah duduk bermeditasi sampai kalajengking merangkak mendekati tubuh beliau .  LP Hong dapat menangkap memegang ular atau kalajengking dengan tangan kosong seperti menyentuh hewan biasa.

LP Hong dapat dipastikan bukan bikkhu biasa karena seorang bikkhu biasa tidak bisa melakukan hal tersebut. Kebanyakan bikkhu yang mencapai tingkat kesucian tertentu dan telah mencapai tahap tertentu dalam Dhamma akan mengetahuinya. LP Hong adalah yang paling dihormati oleh Jhow Narodom Sihanu , Raja Cambodia karena LP Hong pernah membantunya untuk mendapatkan kembali Kamboja dari Perancis.

Ada sebuah kisah bahwa LP Hong pernah menguji hati Raja dengan berkata, "Jika saya membantu Anda untuk memenangkan perang bagaimana Anda akan membayar saya?" Raja menjawab, "Aku akan memberikan setengah dari Kamboja.". Pada akhirnya, Raja memenangkan perang dan menawarkan setengah dari Kamboja ke LP Hong sesuai dengan yang dijanjikannya . LP Hong menolak dan berkata, "Kami adalah bikkhu,untuk apa kami menginginkan hal tersebut?"

LP Hong mempelajari berbagai ilmu gaib Veda sampai beliau sangat terampil terutama ilmu gaib dari Kamboja yang terkenal dengan keajaibannya. LP Hong belajar dari banyak guru yaitu bhikkhu-bhikkkhu, guru awam, guru dari alam surgawi dan alam Dhamma yang berjumlah ratusan. Karenanya, LP Hong dianggap sebagai Phra Geji yang memiliki banyak guru di Thailand. Itulah mengapa Amulet dari LP Hong memiliki kekuatan tinggi dan kemanjuran dalam berbagai aspek. Amulet-amulet Lp Hong yang mendapatkan popularitas yaitu Paga Long Arkom,Meed Mhor Kris,Tagrud 12 Dork,Phra Gring,Rian Roon Raek and Guman Tong.

Nama asli LP Hong adalah Suwanna Hong Jak Mua Dee.LPhoo lahir pada 5 Maret BE2462 (1919) pada tahun Kambing di Bahn Tungmon Tambon Tungmon.LP Hong adalah keturunan dari Kamboja, putra dari Bapak Bok dan ibu Di Jak Mua Dee. keluarga LP Hong adalah petani. LP Hong terdiri dari 8 bersaudara dan LP Hong adalah anak tertua. LP Hong ditahbiskan sebagai pemula pada usia 18 tahun. Guru LP Hong memanggilnya, "Phromma Sorn." Pada awalnya, LPhoo berniat untuk ditahbiskan selama 7 hari saja, tetapi kemudian berlanjut menjadi hampir 3 tahun sampai LP Hongberusia 21 tahun kemudian ditahbiskan sebagai seorang bhikkhu.

LP Hong ditahbiskan di Wat Pedburi dengan LPhaw Praen sebagai Upajjaya atau yang menahbiskan .LPhaw Jing Phromma Choto sebagai Kammavacajahn atau guru yang mengumumkan. Phra Ajahn Gad sebagai Anusasanajahn atau guru yang menginstruksikan. LP Hong menerima nama penahbisan sebagai, "Phromma Panyo" yang artinya, "dia yang memiliki kebijaksanaan seperti Brahma. "LP Hong dikenal dengan nama Hong dari nama aslinya.

Translated By Hong Amulet Indo - Facebook

Sejak saat itu, selama 3 tahun LP Hong mempelajari Dhamma Vinaya dengan serius dan usaha keras. LP Hong memiliki persistensi yang tinggi dan ingatan yang baik. LP Hong rajin mencari pengetahuan tentang seni magic dan selalu mencari guru tidak peduli betapa sulitnya perjalanan itu, tidak ada halangan untuk LP Hong. Setelah memberikan penghormatan kepada pentahbisnya LP Hong berangkat untuk berkelana ke dalam hutan. LP Hong akan tinggal di bawah pohon dengan hanya mengenakan tiga pakaian untuk berlatih kammathana di kedalaman hutan atau kuburan di mana situasinya kondusif untuk mengembangkan pikiran dari pagi sampai malam. LP Hong memakan makanan vegetarian dan hanya satu kali makan per hari.

Kemudian, LP Hong pergi ke daerah Sisaket yang terkenal dengan berbagai ilmu gaib, seni okultisme dan mantra. LP Hong dengan guru baik bhikkhu dan awam sampai ia puas kemudian melanjutkan perjalanannya ke Kamboja. Di pegunungan, LP bertemu guru dari Bang Bang Bod atau Lab Lae yang sakti, seorang guru yang sangat ahli. mereka memiliki kemampuan untuk menjadi tidak terlihat mata atau menghilang dengan kekuatan supranaturalnya. Mereka telah memiliki kemampuan cetopariya-yana-mengetahui kejadian terlebih dahulu sebelum terjadi (juga kemampuan untuk mengetahui pikiran orang lain yang merupakan salah satu dari enam kemampuan intuitif atau chalabhinyo) . Hal itu mengingatkan LP Hong untuk selalu sadar. Mereka menurunkan kepada LP Hong seni okultisme dalam membuat takrut.
lp hong bio biagae bucha

Ketika LP Hong menmasuki Kamboja, sebuah negara dengan aliran veda yang terkenal dengan mantra mantra warisan kerajaan Khmer dengan sejarah ribuan tahun. Dengan dukungan karma baik LP Hong sebelumnya dan kebajikan LP Hong dapat bertemu dengan banyak guru. Setiap guru merasa puas dengan bhikkhu Hong yang patuh dan dan rendah hati. Hal ini membuat mereka sangat senang untuk mewariskan LP Hong semua seni okultisme tanpa menyembunyikan apapun bersama dengan mantra Veda dan gatha untuk Metta, Maha Saneh, Jang Ngang, menghindari bahaya, perlindungan terhadap senjata, api, tombak, pedang, lip wax, perlindungan terhadap racun, perlindungan terhadap berbagai ilmu hitam, membuat taburi air suci untuk ditaburkan dan mandi untuk menghilangkan kegilaan.

Sejak saat itu, LP Hong menempuh perjalanan melewati gunung dan hutan menuju desa Groo. Penduduk desa memberi komentar yang tinggi mengenai kebajikan LP Hong. Meskipun LP Hong akan kembali ke Thailand LP Hong telah menghabiskan 36 tahun di Kamboja. Periode ketika LP Hong berusia 85 tahun, beliau mengunjungi Kamboja sekali lagi. Ketika penduduk desa mengetahui hal itu mereka sangat senang. Seribu penduduk desa berbaring dengan perut mereka dalam satu baris dan mengundang LP berjalan dan menginjak punggung mereka untuk mendapatkan keberuntungan.

Alasan dari keyakinan seperti itu karena pada saat perang, pada suatu hari pihak lawan menjatuhkan granat dan mendarat di atap tapi anehnya granat tersebut tidak meledak. Granat itu menggelinding sepanjang tepi atap dan kemudianjatuh ke tanah dan masih tidak meledak! Semua penduduk desa terlepas dari genggaman Dewa Yama, sama seperti terlahir kembali setelah kematian dan LP Hong membangkitkan mereka dan memberi mereka kehidupan baru. Oleh karena itu, penduduk kamboja menghormati LP Hong dan bagi mereka LP Hong adalah dewa. LP Hong pernah membantu mereka untuk menemukan sumber air. menggali kolam untuk irigasi, menanam pohon dan membangun jalan. LP adalah dokter hebat bagi warga kamboja dan semangatnya dipelihara oleh semua warga Kamboja.

Translated by Hong Amulet Indo - Facebook

Karena, Anda tidak akan terkejut mengapa para penduduk desa yang begitu bersatu dan bersedia untuk membiarkan LP Hong menginjak punggung mereka. Semua penduduk desa menghormati LP Hong sebagai satu satunya dewa mereka. Bukan karena LP Hong akan melindungi mereka dari bahaya ,tetapi karena LP Hong menyebarluaskan menyebarluaskkan cinta kasih-Nyadan melepaskan hewan hewan seperti gajah, sapi, kerbau, kura-kura, ular, kelabang dan hewan jenis lainnya, menggali sumur dan kolam untuk irigasi dan juga menanam pohon. LP Hong mengajarkan penduduk desa untuk tidak merusak hutan. LP Hong mengajarkan mereka untuk melihat kebaikan dan sebaliknya apabila tidak memiliki hutan dan air yang akan menyebabkan kesulitan dan kecemasan juga masalah lainnya. LP Hong mengajar penduduk desa untuk menjaga 5 sila dan menahan diri dari alkohol dan narkoba maka  LP Hong dan para guru akan melindungi semua orang yang dihormati dan memiliki keyakinan kepada LP. berlatih dengan baik sehingga akan memperoleh ketenangan dan kebahagiaan.

LP Hong pernah bepergian ke perbatasan Kamboja dan Vietnam. Ketika tentara komunis Vietnam bertemu LP Hong mereka ingin menyakiti LP tetapi tidak mampu melakukannya. Hal ini dikarenakan kekuatan kebajikan beliau yang terakumulasi sejak banyak kehidupan lampau, juga karena LP Hong memiliki kemampuan yang hebat dalam seni ukult / magic,  mantra dan kekuatan gaib. Sampai ada berita bahwa LP Hong pernah melindungi tentara Kamboja dengan membuat mereka terhindar dari bahaya berbagai senjata, sebelum LP Hong ingin kembali ke Thailand dan menghabiskan retret musim penghujannya di kuburan Tung Mon (Vihara SusanTungmon) Wat Pedburi Changwat Surin. berita itu diketahui sampai saat ini.

LP Hong adalah Kepala Biara Wat Pedburi sejak BE2516. LPhoo berusia 95 tahun (2014) dengan 74 masa vassa.


translated by Hong Amulet Indo - Facebook
.




Translated by Hong Amulet Indo - Facebook
lp hong teaching ajaran


Featured Post

Riwayat Hidup / Biografi LP Hong Phrommapanyo